Tampilkan postingan dengan label Tahukah Kamu?. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahukah Kamu?. Tampilkan semua postingan

Inilah Amalan Yang Lebih Besar Pahalanya Dari Shalat Dan Puasa

Cahayatasbih.com - Dari dulu hingga kini banyak kaum muslim yang menganggap bahwa amalan wajib yang diperintahkan oleh Allah seperti shalat, puasa dan zakat memiliki ganjaran pahala yang paling besar. Oleh karenanya banyak orang yang rajin mengerjakannya.

Dengan harapan mereka akan mendapatkan keberkahan hidup dan pahala berlimpah dari Allah. Padahal sebenarnya, selain tiga amalan ini masih ada juga amalan-amalan lainnya yang memiliki ganjaran jauh lebih besar.

Sumber : infoyunik.com
Bahkan amalan tersebut dianggap sangat sepele dan sering terlupakan oleh sebagian orang. lantas amalan apakah yang memiliki ganjaran pahalanya yang jauh lebih besar dibandingkan dengan amalan-amalan wajib tersebut? Berikut informasi selengkapnya.

Ternyata amalan yang memiliki pahala lebih besar dari shalat dan puasa itu adalah menyambung silaturahim. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, suatu ketika bertanya kepada para sahabatnya, ''Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya dari shalat dan puasa? Yaitu engkau damaikan orang-orang yang bertengkar, dan barangsiapa yang ingin panjang usia dan banyak rezeki, sambungkanlah tali silaturahmi.''

Dalam Hadis lain, Rasulullah bersabda, ''Tebarkanlah salam, perkuat silaturahmi, santunilah fakir miskin, dan jangan tinggalkan shalat malam.'' (HR Muslim).

''Barang siapa percaya kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah mengadakan silaturahmi.'' (HR Bukhari-Muslim).

''Beribadah kepada Allah dengan tidak menyekutukan-Nya, melaksanakan shalat, mengeluarkan zakat, dan mengadakan silaturahmi,'' demikian jawaban Rasulullah SAW ketika ditanya tentang perbuatan apa yang baik harus dilakukan. (HR Bukhari).

Nabi Muhammad SAW merupakan teladan yang paling baik dalam memberikan maaf kepada musuh. Diriwayatkan oleh Abdullah bin 'Auf: “Kami waktu itu sedang berkumpul bersama Rasulullah SAW dan beliau bersabda, 'Janganlah duduk bersamaku, orang yang memutuskan persaudaraan.' Mendengar ucapan tersebut, seorang pemuda berdiri meninggalkan majelis.”

Ternyata pemuda tersebut telah lama bertengkar dengan bibinya. Setelah mendengar ucapan dari Rasulullah tersebut ia lalu meminta maaf kepada bibinya dan bibinya pun memaafkannya. Setelah itu dia kembali ke majelis, Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya rahmat Allah tidak akan turun apabila yang di situ ada orang yang memutuskan tali persaudaraan.”

Perkataan Abu Darda r.a di atas juga dilandasi oleh salah satu hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi yang artinya “Maukah aku beritahukan kepada kalian suatu amalan yang lebih utama dari derajat mereka yang berpuasa, shalat, dan bersedekah?”

Sontak para sahabat pun langsung menjawab “Tentu wahai Rasulullah.”

Rasul pun segera melanjutkan perkataannya “(ialah) mendamaikan seseorang yang berselisih. Karena sesungguhnya kerusakan dari perselisihan adalah terhalanginya seseorang dari mendapatkan pahala.”

Demikianlah informasi mengenai amalan yang lebih besar pahalanya dari pada amalan wajib. Oleh karena itu, sebagai kaum muslim hendaknya kita senantiasa menjalin silaturahim kepada sesama kaum muslim agar Allah SWT selalu memberikan keberkahan hidup bagi setiap umat-Nya.


Sumber : infoyunik.com

Ketahuilah! Ini 7 Waktu Yang Disunnahkan Untuk Berdoa - No. 4 Sering Kita Lewatkan

Cahayatasbih.com - Berdoa merupakan aktivitas spiritual seorang hamba untuk meminta sesuatu kepada pencipta. Dalam Islam, doa menjadi bentuk ikhtiar yang sangat dianjurkan. Namun manusia tidak pernah tahu doa yang munajatkan akan dikabulkan Allah atau tidak.


Ada yang langsung dihijabah, namun ada pula doa yang  ditangguhkan hingga waktu yang tidak ditentukan. Ternyata kita perlu mengetahui cara berdoa agar mustajab dan dikabulkan dengan cepat oleh Allah.

Waktu-waktu berikut, sering digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk berdoa. Sehingga menjadi waktu yang disunnahkan oleh Rasul agar diikuti oleh umatnya. Kapan saja? Berikut ulasannya.

1. Sepertiga Malam
Sepertiga malam menjadi salah satu waktu yang baik untuk berdoa. Rasulullah SAW mengatakan, pada waktu tersebut, Allah SWT turun ke bumi untuk mengabulkan doa hamba-hamba-Nya yang sengaja bangun malam ketika orang lain tertidur lelap.

“Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku kabulkan untuknya, dan barangsiapa yang memohon kepada-Ku maka Aku memberinya, dan barangsiapa yang meminta ampunan-Ku maka Aku mengampuninya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Setelah Tasyahud, Sebelum Salam
Selama ini, kita selalu berdoa disaat sesudah salam. Ternyata banyak hadist yang memerintahkan bahwa doa yang baik dilakukan adalah sebelum salam. Menurut Syaikh Ibnu Utsaimin –rahimahullah, do’a setelah salam tidak termasuk petunjuk (ajaran) Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW bersabda:

“Aku wasiatkan padamu wahai Mu’adz. Janganlah engkau tinggalkan untuk berdo’a setiap dubur shalat (akhir shalat) (HR. Abu Daud no. 1522. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih).

Mayoritas ulama sepakat bahwa dubur salat adalah akhir salat sebelum salam.  Syaikh Ibnu Utsaimin –rahimahullah mengatakan ini sesuai dengan petunjuk Nabi. Karena sejatinya saat kita salat, itu sama dengan kita sedang bermunjat kepada Allah. Ketika berdoa setelah mengucapkan salat, artinya kita sudah selesai bermunajat kepada Allah. Sehingga akan lebih afdol berdoa sebelum mengakhiri salat.  

3. Rentang Waktu antara Adzan dan Iqamat
Waktu selanjutnya yang disunnahkan Rasulullah SAW untuk berdoa adalah saat rentang antara adzan dan iqamat. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad, shahih)

Dalam hadist lain yakni dari Anas bin Malik pula, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Doa yang tidak mungkin tertolak adalah ketika antara adzan dan iqamah” (H.R. At-Tirmidzi, hadits hasan shahih).

Jadi alangkah baiknya jika pada waktu tersebut kita gunakan untuk berdoa kepada Allah.

4. Hari Jumat
Waktu yang disunnahkan Rasul untuk berdoa adalah pada hari Jumat. Namun tidak sepanjang jumat tersebut, melainkan ada waktu singkat yang diisyaratkan Rasulullah menjadi waktu yang mustajab.

“Sesungguhnya pada hari Jum'at itu terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim berdiri berdoa memohon kebaikan kepada Allah bertepatan pada saat itu, melainkan Dia akan mengabulkannya." Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya, yang kami pahami, untuk menunjukkan masanya yang tidak lama (sangat singkat).” (Muttafaq 'Alaih).

Ulama berbeda pendapat tentang waktu tersebut. Ada dua pendapat yang dikemukakan terkait kapan waktu pada hari Jumat yang mustajab untuk memanjatkan doa. Waktu pertama adalah saat Imam berada di atas mimbar hingga berakhirnya salat Jumat.

Sedangkan pendapat kedua, waktu mustajab tersebut terjadi pada akhir waktu Jumat, yakni setelah shalat Ahsar hingga masuk waktu Magrib. Pendapat ini diungkapkan oleh Abdullah bin Salam, Abu Hurairah, Imam Ahmad, dan beberapa ulama selain mereka.

"Hari Jum'at terdiri dari 12 waktu, di dalamnya terdapat satu waktu yang tidaklah seorang muslim pada saat itu memohon sesuatu kepada Allah, melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah saat tersebut pada akhir waktu setelah 'Ashar." (HR. an Nasai dan Abu Dawud. Disahihkan oleh Ibnul Hajar dalam al Fath dan dishahihkan juga oleh al Albani dalam Shahih an Nasai dan Shahih Abu Dawud)

5. Saat Sujud
Sujud merupakan waktu yang disunnahkan untuk memperbanyak doa. Pasalnya posisi ini merupakan saat terdekat antara makhluk dengan Tuhannya.

“Posisi paling dekat antara hamba dengan Rabbnya adalah ketika sujud, maka perbanyaklah kalian berdoa.” (HR. Muslim No. 482)

6. Ketika Minum Air Zam-zam
Waktu yang disunnahkan untuk bedoa lainnya adalah saat meminum air zam-zam. Umat Islam percaya bahawa air zam-zam adalah kurniaan dan rahmat dari Allah. Sehingga berdoa setelah meminumnya sangat baik.

7. Doa Ketika Berbuka Puasa 
Rasulullah juga selalu berdoa ketika berbuka puasa baik puasa wajib di bulan Ramadhan, maupun saat puasa sunnah. Dengan demikian, hendaknya kita manfaatkan waktu berbuka untuk memperbanyak doa.

“Dahulu apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berbuka puasa, beliau biasa berdoa,” (HR. Abu Daud)



Sumber : infoyunik.com

Wajib Baca : Ternyata, Wudhu Dapat Tingkatkan 'Gairah' Suami Istri, Ini Alasannya

Cahayatasbih.com - Wudhu merupakan salah satu aktivitas spiritual untuk menghilangkan hadas kecil. Umat Islam diperintahkan untuk menjaga wudhunya agar kondisi tubuh selalu dalam keadaan bersih.

Selain menjadi salah satu syarat sah salat, wudhu juga memiliki keutamaan lain. Diantaranya adalah menggugurkan dosa, membuka pintu surga, serta akan memancarkan wajah yang bercahaya dihari kiamat kelak.


Selain keutamaan tersebut, ada satu manfaat wudhu yang jarang diungkap. Ternyata wudhu juga berfungsi untuk meningkatkan gairah pasangan suami istri. Dengan berwudhu, aktivitas berjima akan lebih menggairahkan lagi. Bagaimana bisa? Berikut ulasannya.

Kebersihan merupakan sebagian dari iman. Tidak heran, jika Nabi Muhammad SAW selalu memerintahkan umatnya agar mengutamakan kebersihan dalam segala aktivitas. Berwudhu menjadi salah satu cara agar kebersihan tetap terjaga. Selain membuat tubuh menjadi bersih, berwudhu juga bisa meningkatkan gairah pasangan suami istri.

Sebelum dibuktikan dengan penelitian, Nabi Muhammad SAW meriwayatkannya dalam sabda-sabda beliau. Dari Abu Sa’id  ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Bila seseorang diantaramu telah mencampuri istrinya, kemudian bermaksud ingin mengulanginya, hendaklah Ia berwudhu,”  (HR Jama’ah Ahli Hadist, kecuali Bukhori)

Dalam hadist serupa yang diriwayatkan Ibnu Hiban dan Hakim ditambah dengan kalimat “Karena wudhu akan lebih menggairahkan buat (mengulanginya) kembali ”

Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri r.a., Rasulullah saw. bersabda: Siapa yang berhubungan intim dengan isterinya, kemudian ia ingin mengulangi lagi, berwudhulah satu wudhu di antara yang dua kali itu.” (HR. Muslim no. 308).

Benar saja, membasuh bagian tubuh dengan berwudhu bermanfaat untuk menghilangkan perasaan malas, membuat wajah lebih cerah, dan memberi kesegaran. Dalam keadaan ini, gelora suami istri untuk kembali berjima’ juga akan semakin membara.



Sumber : infoyunik.com

Wajib Tahu! Lele Ikan Paling Kotor, Satu Suap Mengandung Tiga Ribu Sel Kanker - Ini Penjelasannya

Cahayatasbih.com - Siapa yang tidak tahu dengan lele, ikan yang satu ini merupakan favorit bagi banyak orang karena memiliki rasa yang enak dan memiliki tekstur daging yang lembut, namun ternyata lele ikan paling kotor, satu suap mengandung tiga ribu sel kanker. Benarkah itu?


Lele Ikan Paling Kotor, Satu Suap mengandung Tiga Ribu Sel Kanker, Inilah Penjelasannya
Lele merupakan salah satu menu makanan favorit dan bahkan di setiap warung makan selalu tersedia menu ini karena harganya yang cukup murah dan enak dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi ikan yang satu ini. Meskipun enak dan murah, Lele ikan paling kotor diantara jenis ikan lainnya yang sering dikonsumsi oleh manusia. Mengapa demikian? berikut penjelasannya:

1. Kolam lele sangat kotor dan dikelilingi oleh kandang ayam dan babi
Menurut seorang peternak lele dari Tiongkok bernama Zhang Ri-hong mengaku bahwa dirinya telah memasok banyak lele ke pasar-pasar dan rumah makan dipinggir jalan di provinsi Hainan tepatnya di Haikou yang dipanennya 3 bulan sekali.

Karena banyak keluhan dari masyarakat maka wartawan menelusuri tentang ikan tersebut dari departemen perikanan dan kelautan setempat. Para wartawan mengambil sampel tambak dari 7 kolam yang menampung lele tersebut. Ketujuh tambak tersebut dikelilingi oleh kandang ayam dan babi, sedangkan di tengah tambak tersebut terdapat banyak tumpukan sampah. Para peternak ikan tersebut dihimbau menangguhkan penjualan ikan mereka sebelum hasil tesnya keluar.

2. Lele adalah ikan yang mengkonsumsi limbah
Lele merupakan jenis ikan yang mudah berkembang biak di tempat-tempat yang kotor karena ikan ini mengkonsumsi limbah berupa kotoran hewan seperti ayam, sapi, dan babi, bahkan ikan ini juga dapat mengkonsumsi kotoran manusia. Sehingga dapat dimungkinkan bahwa dalam tubuh ikan lele mengandung tiga ribu sel kanker yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

Itulah beberapa informasi tentang ikan lele yang berada di Tiongkok, namun di Indonesia ikan ini telah dibudidayakan dengan baik oleh para peternak ikan lele dan mereka menggunakan pellet sebagai makanannya bukan menggunakan limbah yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Sehingga mengkonsumsi ikan lele di Indonesia tidak perlu diragukan kebersihannya, namun sebagai konsumen yang bijak kita harus tetap waspada dengan kandungan ikan ini dan tidak perlu mengkonsumsinya dalam jumlah yang besar secara rutin karena dapat mengganggu kesehatan kita.

Terlepas dari semua itu, adakah manfaat sehat lele? ternyata ikan yang satu ini selain enak juga mengandung beberapa zat yang baik bagi kesehatan tubuh manusia.

Berikut adalah 4 manfaat dalam ikan lele:

1. Menyehatkan jantung dan otak
Ikan lele mengandung omega-3 dan omega-6 yang biasa terkandung dalam ikan-ikan mahal seperti ikan kod dan ikan salmon. Kandungan omega-3 dan omega-6 dapat membantu aktivitas kesehatan jantung dan otak, dan ternyata dalam seporsi ikan lele mengandung 220 mg omega-3 dan 875 mg omega-6.

2. Mengandung protein dengan kualitas yang baik
Dalam seporsi ikan lele mengandung 15,6 gram protein yang sangat bermanfaat dalam pembentukan jaringan otot dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

3. Mengandung vitamin B-12
Seporsi ikan lele mengandung vitamin B-12 yaitu sekitar 40% kebutuhan dalam tubuh. Vitamin ini berguna dalam membantu menguraikan makanan menjadi energi bagi tubuh, sehingga dengan mengkonsumsi makanan ini dapat menjadikan tubuh lebih kuat.

4. Mengandung DHA
Bagi ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi ikan lele karena ikan ini mengandung DHA yang baik untuk pembentukan saraf bayi dan juga ikan ini memiliki kandungan mercury yang sangat rendah sehingga aman untuk dikonsumsi.

Itulah beberapa informasi seputar lele ikan paling kotor, satu suap mengandung tiga ribu sel kanker, namun ternyata ikan ini juga memiliki nilai gizi yang tinggi jika dibudidayakan dengan baik.


Sumber : kumpulanmisteri.com

Kategori

Kategori